Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Bintang di sini

Langitku tiada bersemi' bahkan awan kelabu di sana dengan bangga berdiri di singgasananya oh,, langitku kelabu tiada bintang hanya muram dalam kelabuan yang nyata seperti jiwa ini tenggelam dalam kelabu  dan awan yang berbintik Menatap mu,, bintang Aku  merasa kehilangan Aku merindu  Saat canda merasuk jiwa Saat duka berganti bahagia Karena mu kehadiran mu di sisiku Bintangku,  di hati ini dirimu berada terpenjara oleh beribu ego dan kepalsuan namun diriku tau, bintangku  kau kan ada untuk hidup dan menghidupkan  jiwa yang mati akan kisah cinta yang abadi Cikarang, 03 Agustus 2013

SERIBU MAWAR UNTUK MAMA

Pagi ini mendung seperti kemarin. Sang surya pun enggan beranjak untuk menampakkan dirinya lagi, seolah ia telah malas berhubungan dengan bumi. Bagaimana tidak? Bumi yang dulu cantik nan elok kini telah menjelma menjadi tanah yang tandus, kering dan bahkan ganas. Ah, fenomena kehidupan modern di zamanku, atau bahkan mungkin kehidupan tak beradap lagi. Entahlah, aku tak tahu, bingung membedakan mana itu kebiadapan.dan mana itu kemoderenisasian. Aku tak peduli.Bahkan sangat tidak peduli tentang semua itu. tentang diriku pun aku tidak pernah peduli. Ya, aku memang terlahir sebagai orang yang tidak peduli. Mungkin lebih tepatnya lagi setelah aku kehilangan orang yang paling aku sayang. Dia adalah MAMA. Aku Nia. Mamaku  meninggal 3 tahun yang lalu. Ketika itu tahun baru hijriah, ya,, tanggal 1 syura tepat ketika hari terakhirku memiliki seorang mama. Bukan kehendakku untuk kehilangan. Apalagi dia adalah hartaku dan jiwaku, dialah tempat aku menumpahkan segala permasalahanku, dan dia...

KU KEJAR BINTANG DI ENDE

Ku pandang lagi wajah penuh cinta di depanku. Ya, siapa lagi kalau bukan suamiku. Dialah kasih yang besar padaku. Terang tapi diam, berdiri kokoh bak pohon-pohon di belakang rumah kami. Dialah suamiku.'fahmi kasim'. Nama khas orang nusa tenggara.  Mata elang miliknya selalu membuat hati ini berdegup tak karuan. Rangkulannya selalu penuh dengan bisik-bisik cinta. Untukku tentunya. Aku memanggilnya kakak,walaupun kami telah menikah. Dia pun tak keberatan akan hal itu. Tak ada hari tanpa kasih sayangnya. Sekalipun kakak sedang bekerja, kakak selalu ucapkan kata cinta khas miliknya..  'sayang,,' dia memanggilku seperti itu. lagi-lagi aku dibuat melayang olehnya. 'iya ka,,,' kakak merangkulku seperti biasa. namun aku sendiri tak pernah merasakan bosan bila dipeluknya. Ada kehangatan dan kasih sayang yang begitu besar di jiwanya. Ku dengar kakak membuang nafasnya sesekali. 'hari ini bintangnya cerah.. banget... seperti  bintangnya kakak. kenapa ya ?? k...

LILIN KECIL

Jalan ku semakin gelap Tak ada sentir barang penerang Hanya lilin kecil ini lah yang selalu setia temaniku Menyusuri lorong - lorong ketidak pastian Duh ,,Rabbi,,, Kapankah akan tiba waktuku untuk menunggu Jawaban dari setiap do'a ku Penantianku,,, Akankah ia akan selamanya tak punya ujung?? Lilin kecil ku,,, Janganlah engkau padamkan apimu Jangan kau pergi meninggalkan aku Teruslah bersinar dalam kegelapan Terangi jalanku yang semakin tak berujung waktu,,, Lilin Kecil,,,, Hendak ku tanyakan padamu Apakah arti dari diriku yang selalu merindu??? Ah,, semua hilang sudah Tak perlu kau beri jawab padaku Sedang awan - awan disana .. Seolah berlomba ingin mengatakan sesuatu untukku Tapi aku tak tahu ,lilinku Terangkanlah padaku Apa yang ingin dikatakan mereka Apakah tentang diriku yang terlalu buta pada cinta?? Ataukah tentang sekelumit dusta di dunia fana,,,, Cikarang, 17 Juli 2013

RUANG HATI KECILKU

padamu negeri kami berjanji padamu negeri kami berbakti padamu negeri kami mengabdi bagimu negeri jiwa raga kami Apa yang engkau fikirkan tatkala engkau dengar nyanyian itu? mungkin kalian akan berkata "ah, itu nyanyian kuno yang aku dapat sewaktu SD". Tapi mungkin sebagian kalian akan mengatakan " itu janji kami wahai negeriku, tunggu aku menjadi pahlawanmu" Ah, serasa aku ingin menangis sejadi-jadinya. Bagaimana tidak? Sebuah potret kehidupan yang sangat bertolak belakang dengan keinginanku. Dalam anganku aku ingin menjadi bagian dari orang yang akan dapat di kenang oleh sebagian yang lain. Aku ingin hidup ini berubah haluan kepada mereka yang dengan gigihnya berjuang melawan para perampas hak-hak dan nilai moral. Akankah mimpiku terwujud? Ataukah akan sekedar menjadi mimpi yang tak kan pernah pasti.. Padamu Negeriku,, aku memang bukan siapa-siapa di antara orang-orang hebat di sekelilingku. Karena aku memang bukan orang hebat, jenius atau orang yang...