Langsung ke konten utama

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now. 

Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya. 

Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke!

Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2. 

Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya. 

God please, help me to kabur aja dulu. 

credit: katadata.co.id

Jujur aku capek di tanya sesuatu yang aku gatau. Aku juga ga mungkin kasih jawaban yang buat orang nunggu gajelas. Pinginnya aku tuh dilibatkan gitu. Gapapa aku disuruh ngapain kek. Jangan cuma tau beres. Karena jadi orang nganggur dibayar itu GA ENAK BANGET.!

Duh kapan sih #IndonesiaGelap ini berakhir? 

Kapan semua kebijakan-kebijakan blunder pimpinan itu musnah? 

Aku cuma pingin dedikasikan ilmu yang aku dapat buat bantu masyarakat. 

Tapi kalo semua kebijakan asalnya dari suka dan suka lama-lama aku bisa nyerah. 

Kalo soal gosip kencang, tapi soal kebijakan-kebijakan kaya gini kolega mana mau ikut pusing? Kerja sama orang yang money oriented susah. Pikiran ga sejalan. Apa-apa ngerasa sendiri. 

Soal kerjaan lambat, ruangan berantakan aja cuek bebek. Ngambil sesuatu ga dibalikin ke tempatnya. Sungguh bikin frustasi. 

Walaupun aku gabisa apa-apa, aku coba kok jadi orang yang paham sama kerjaan aku. Tapi aku bukan orang yang bisa pandai-pandai. 

Aku mau kok disuruh kerja kasar. Inget banget dulu sabtu minggu apel ke kantor buat ngrapihin 'sampah'. Aku bisa kok kerjain kerjaan dari pagi sampe jam 10 malam. Syaratnya cuma satu. Libatin dan kasih arahan yang jelas. 

Udah mete-mete, mari kita upgrade diri selagi jadi pengangguran. 

Tren Kabur aja dulu sekarang relate banget sih. Aku pengen resign. Rasanya sekarang udah mentok. Gabisa berkembang lagi. Aku mau kejelasan tentang nasibku. Kalo cuma buat jadi pengangguran, why not I find out something new? 

Please God, help me to #KaburaAjaDulu

👀💫

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...