Bilamana aku jauh nanti, bunda? Adakah engkau akan mencegahku,, dan mengatakan "tinggalah bersama budamu yang renta termakan usia" '. Pabila nanti aku pergi, bunda, Adakah engkau akan mengiringi langkah kaki ini menuju perbatasan kampung terakhir. Jika nanti aku kan dapatkan pujaan hati lalu ku putuskan ku ikuti kemauan hati ini, bunda? Dan ku harus tinggalkan engkau di kampung yang selalu ku rindukan? Akan kah engkau selalu tabahkan hatimu pada hal yang akan buatku terluka? Aku pasti akan merindukan mu dan kampungku. Tanahku berpijak di bawah langit, Tempat ku bernaung daripada badai dan kelukaan hati ini.
Bundaku yang ku cinta,
Jika nanti aku tlah pergi bersama imamku, dan engkau pun tak kan pernah sendiri, aku tahu doamu kan selalu iringi hati ini, supaya tiada lagi duka menyapa. Aku tahu bundaku, engkau tak kan pernah menghalangi kebahagiaan menyapa diriku. Hanya saja bunda? Aku tak tahu bagaimana nanti seandainya aku membutuhkanmu sebagai pelipur lara dalam duka kerinduanku padamu. Tangisku tak kan cukup meski telah berubah menjadi darah dan nanah. Aku tak kan mampu menghapus keriduan hati ini kepadamu. Walaupun telah ada seorang yang kan selalu ada untukku, menghapuskan setiap kebimbangan hati ini., Rinduku akan tetap untukmu.
Bundaku sayang,
Jika nanti engkau tak dapat melihat wajah manjaku lagi, janganlah engkau bersedih. Karena hati ini tak kan dapat melupakan segala cintamu, yang telah engkau beri. Engkaulah sinar dalam kegelapan, engkaulah embun kala gersang menerpa. Dan engkaulah cinta di kala purnama merindu.
Bunda,
Ikhlaskan aku menjemput kebahagiaanku, Walaupun jarak memisahkan kita, tapi cintamu lah yang akan membuatku ingin terus bersamamu,, bersama cinta Nya yang akan selalu menyapa mu. Dia kan hapus segala gundahmu. Bunda, maafkan aku jika aku melukaimu. Menggoreskan duka di wajahmu. Tapi aku tahu bunda, kau akan tetap tersenyum untukku...
I LOVE U MOM :)
Bundaku yang ku cinta,
Jika nanti aku tlah pergi bersama imamku, dan engkau pun tak kan pernah sendiri, aku tahu doamu kan selalu iringi hati ini, supaya tiada lagi duka menyapa. Aku tahu bundaku, engkau tak kan pernah menghalangi kebahagiaan menyapa diriku. Hanya saja bunda? Aku tak tahu bagaimana nanti seandainya aku membutuhkanmu sebagai pelipur lara dalam duka kerinduanku padamu. Tangisku tak kan cukup meski telah berubah menjadi darah dan nanah. Aku tak kan mampu menghapus keriduan hati ini kepadamu. Walaupun telah ada seorang yang kan selalu ada untukku, menghapuskan setiap kebimbangan hati ini., Rinduku akan tetap untukmu.
Bundaku sayang,
Jika nanti engkau tak dapat melihat wajah manjaku lagi, janganlah engkau bersedih. Karena hati ini tak kan dapat melupakan segala cintamu, yang telah engkau beri. Engkaulah sinar dalam kegelapan, engkaulah embun kala gersang menerpa. Dan engkaulah cinta di kala purnama merindu.
Bunda,
Ikhlaskan aku menjemput kebahagiaanku, Walaupun jarak memisahkan kita, tapi cintamu lah yang akan membuatku ingin terus bersamamu,, bersama cinta Nya yang akan selalu menyapa mu. Dia kan hapus segala gundahmu. Bunda, maafkan aku jika aku melukaimu. Menggoreskan duka di wajahmu. Tapi aku tahu bunda, kau akan tetap tersenyum untukku...
I LOVE U MOM :)
Komentar