Assalamu’alaikum hati yang suci,,
Masihkah mengingat Dia? Ataukah
mengingat dia yang lain? Yang jauh lebih cantik, jauh lebih rupawan di
matamu.. kutahu kau tak kan menyukai catatan ini.. tenanglah, dear ini hanya
pengingatku saja. Anggaplah alarm cinta.. Iya, cinta kepada Dia..
Dear, kau tahu? Seringkali aku
merasa kesepian. Tiada seorang pun yang kelihatannya peduli denganku. Aku
seringkali marah.. hmm,, kupikir aku terlalu gila. Aku gila dengan
kemewahan dunia..
Dear sahabatku,,
Telah berapa kali aku membaca
statusmu untuk si dia, yang kau rindu,, yang sedang kau bujuk rayu..
Ah,, nikmatnya dunia kalian …begitu kupikir jika dengan nafsuku..
Tapi dear,,
Rupanya inilah cara Allah
menjagaku,, Dia ingin agar aku senantiasa dekat padaNya, tak boleh berjauhan..
Ah, mungkin bagi sebagian kalian ini tak adil, bukan? Tertawalah kepadaku yang
masih sendiri ini..
Allah, sungguh aku malu..
Aku malu jika nanti datang kepadaMu
dengan bergunung-gunung dosa, sebanyak buih di lautan.. Aduhai,, alangkah
senangnya malaikat penjaga neraka menyiksaku,, merobek setiap kulit di
tubuhku.. sedang pintu neraka bukanlah seperti pintu bioskop..yang ketika aku
bosan bisa keluar lewat pintu exit.. sayangnya sama sekali bukan..
Dear..sudah terlalu banyak tawaku
berderai di dunia ini.. tapi aduhai, sungguhkah aku masih lupa bahwa izrail
tengah mengintaiku 70 kali dalam sehari.. bagaimana lah aku dapat bersembunyi?
Sudahkah tersingkap di hati, “siapkah aku mati sekarang?”
Aku merasa malu..
Seringkali mengumbar foto di pasar
bebas ini. Bahkan fotoku seringkali mengundang lelaki. Aku seringkali
lalai, ketika mereka berkomentar atas fotoku, maka satu dosa telah ada bagiku..
Duhai auratku..
Jika aku berfikir dengan akal ku,
dengan nafsuku.. buat apa aku menutup aurat? Dengan pakaian yang besar-besar?
Ekstrimis seperti teroris? Buat apa? Yang penting hatinya baik.. aduh,, begitu
lihainya syaitan menawarkan keindahan itu..
Duhai, jiwaku yang kotor..
Berjanjilah, bahwa aku akan
menjadikan Dia sebagai satu-satunya cintaku.
Aku akan melepaskan dia yang
kusayang, tak akan berbujuk rayu lagi, karena setiap perkataan adalah tanggung
jawab..
Duhai, engkau yang saat ini menjadi
kekasihku..
Serahkanlah semua cinta kepada Dia,
Sungguh.. siapalah kita di
hadapanNya? Yang terus saja berbangga atas dosa-dosa..
Aku tak tahu kapan maut
menjemputku, dear..
Aku juga tak tahu apakah Surga
pantas diberikan untukku…
Tapi mengapa,, siksa neraka tak
membuatku takut untuk meninggalkan ladang dosa..
Ah!..
*sebaik-baik selfie adalah
muhasabah diri..
Komentar