Langsung ke konten utama

resensi buku "jangan bercerai bunda"


Judul Buku                   : Jangan Bercerai Bunda
Penulis                          : Asma Nadia, Dkk
Penerbit                        :Asma Nadia Publishing House
Tahun Terbit                 : 2013
Tebal Buku                   : 298 hlm & xiv
ISBN                           : 978.602.9055.20.7

Jenis Buku                    : Non Fiksi



Buku “Jangan Bercerai Bunda” hadir tepat di tengah maraknya perceraian suami istri.. Campur tangan mertua, himpitan ekonomi, dan perselingkuhan acap kali menjadi faktor rusaknya hubungan sebuah keluarga. Tak hanya itu faktor lain, seperti KDRT dan hilangnya konsekuensi/prinsip yang telah menjadi kesepakatan sejak awal pernikahan menambah kisruh hubungan rumah tangga dan tak sedikit yang berakhir di depan pengadilan.

Sadar atau tidak hubungan keluarga yang tidak harmonis akan memberikan pengaruh yang negative terhadap perkembangan psikologi anak. Mereka yang seharusnya menikmati dunianya  dengan tertawa gembira justru dibuat menderita dengan sikap kedua orangtua mereka. Pertengkaran demi pertengkaran yang di pertontonkan kepada mereka  perlahan akan menumbuhkan kebencian terhadap orangtua. Dalam beberapa kasus seperti KDRT  bahkan bisa membuat seorang anak larut dalam trauma berkepanjangan. Bahkan tak jarang dari anak-anak tersebut melampiaskan kekecewaannya terhadap orangtua mereka dengan menenggak minuman haram, mengonsumsi obat-obat berbahaya dan ada juga yang nekad mengakhiri hidupnya lantaran tak bisa menerima kenyataan pahit itu. Tentu saja hal ini bukan yang di inginkan oleh semua orang.

Buku “Jangan Bercerai Bunda” ini hadir menyajikan berbagai kisah mengharukan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Asam garam dalam rumah tangga adalah “bumbu penyedap” bagi sebuah hubungan. Namun apakah semua itu menjadikan para suami dan istri mampu menjaga keutuhan dan keharmonisan sebuah keluarga itu? Bagaimana jika sikap seorang suami berubah ketika sang buah hati lahir? Atau ketika kebangkrutan menghampiri akankah mereka tetap bisa utuh di tengah hantaman ombak yang besar? Akankah ‘kapal’ itu karam atau malah akan sampai tujuan dengan selamat?
Semua tersaji dalam buku “Jangan Bercerai Bunda” karya bunda Asma Nadia, Dkk berikut ini.
Dengan bahasanya yang lugas dan mudah di pahami akan membuat pembaca semakin mudah mengambil hikmah dari setiap kisah yang di sajikan.

*** selamat membaca ***



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...