Langsung ke konten utama

Resensi Novel "Assalamu'alikum Beijing"

Judul Buku                   : “Assalamu’alikum Beijing
Penulis                        : Asma Nadia
Penerbit                      :Noura Books
Tahun Terbit               :2013
Tebal buku                  :354 hlm
Jenis Buku                   :Fiksi
ISBN                           :978-602-1606-15-5
Ukuran Buku                :13 x 20 cm


“kamu tahu Anita?” Tanya Dewa
“tahu, dia temanmu di kantor kan?” jawab gadis itu
“aku telah menghianati hubungan kita Ra”
“kamu mencintai Anita?”
“bahkan lebih dari itu”
“terimakasih sudah jujur”
“hanya itu tanggapanmu?”
Ra hanya diam.
 “apapun akan kulakukan supaya kita bisa bersama lagi Ra, kumohon. Kau tahu kejadian malam itu hanyalah kesalahan kecil. Tak seharusnya kita membatalkan pernikahan kita”
Hati Ra sangat hancur melihat laki-laki yang di kasihinya pergi dengan wanita lain. Bahkan ketika Dewa meminta maaf dan memohon agar Ra kembali lagi kepadanya di tolak.
“beritahu apa yang harus aku lakukan supaya kamu mau memaafkan dan kembali lagi kepadaku” kata Dewa kemudian.
“kamu tahu apa yang seharusnya kamu lakukan sebagai seorang laki-laki. Jadilah ayah yang bertanggung jawab”

Gadis itu kemudian pergi meninggalkan Dewa. Ia tak mengerti kenapa laki-laki yang di cintainya bisa menghancurkan perasaannya dalam waktu semalam. Bayangan indah pernikahan mereka hanya tinggal kenangan.Undangan sudah hampir disebar. Kedua orangtua Ra merasa sangat di permalukan oleh keluarga Dewa.
Namun seorang Dewa tidak akan menyerah demi mendapatkan Ra nya kembali. Bahkan dia berniat menceraikan Anita setelah anak mereka lahir.

Di sisi lain kisah perjalanan Asma ke Great Wall telah mengantarkannya kepada seorang bernama Zonghwen. Laki-laki asal ‘Xi-an ini pula yang mengantarkan pada kisah cinta Ahei dan Ashima. Sayangnya perbincangan hari itu bersambung karena Zonghwen harus segera tiba di kantor. Laki-laki itu memberinya kartu nama berharap Asma akan menghubungi dan menanyakan lagi kelanjutan kisah Ahei dan Ashima.
Namun sayang kartu pemberian laki-laki berahang kukuh itu jatuh tertiup angin.
Berhari hari Zonghwen menunggu sms masuk dari Ashima nya.Namun nihil karena Asma telah kehilangan kartu nama yang di berikannya. Ketertarikannya kepada Asma membuat Zonghwen  ingin mencari wanita itu.

Mungkinkah Dewa akan mendapatkan Ra nya kembali? Ataukah akan tetap bersama Anita, wanita yang telah merebut Dewa dari Ra. Apa yang akan di lakukan Anita untuk tetap memiliki Dewa sang pujaan hatinya?

Berhasilkan Zhonghwen menemukan Ashimanya dan menamatkan cerita yang sempat terputus itu? Berawal dari ketertarikan kepada Asma yang muslim, bisakah hidayah itu datang untuk Zhonghwen padahal keluarganya melarang keras anaknya untuk masuk Islam. Dapatkah cinta bertahan di tengah berbagai cobaan yang di timpa kan kepada Ashima nya?

Cinta, hal yang tak bisa di tebak dari perjalan hidup manusia. Tentu tak ada seorangpun yang ingin orang terkasih pergi meninggalkan dirinya. Dan bunda Asma Nadia telah menyatukan berbagai kisah menjadi satu buku yang menarik. Tak hanya percintaan tetapi ada banyak hikmah dari peristiwa yang terselip di dalamnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...