Langsung ke konten utama

Airmata Berharga

Menjadi seorang muslimah itu gampang – gampang susah. Apalagi jika lingkungan tidak mendukung kita untuk menjadi seorang muslimah sejati. Ada – ada saja yang akan menguji kesabaran kita.
Karena saya muslimah, saya harus sabar. Sabar dalam menghadapi berbagai cobaan Allah SWT. Karena di balik ujian yang Dia berikan tersimpan cinta untuk hambaNya.
Saya sempat b – e – t – e sama muslimah yang kadang nyebelin. Sebut saja ia Mbak Farah . Mbak Farah ini salah satu karyawan di tempatku bekerja. Bedanya, dia sudah senior dan jadi karyawan tetap. Sedangkan saya masih anak baru.
Dari dulu, Mbak Farah ini terkenal banget kalau orangnya nyebelin. Bahkan beberapa di antara mereka menyebutnya Nenek Lampir karena saking galak dan nyebelinnya.
            Saya sering menjadi korbannya. Sakiit sekali. Tapi saya diemin. Mudah – mudahan saja Allah mengampuni saya yang sempat membalasnya sesekali.
Awal ceritanya, sewaktu mau ke toilet saya melihat tamu sedang menunggu seseorang di Lobi. Karena di desak keadaan saya tidak sempat bertanya hendak bertemu siapa. Setelah hajat selesai, ternyata dia mencari Mas Roni. Karena dia biasanya di tempat Mbak Farah, maka saya gt-in tuh ke Mbak Farah. E, saya malah kena semprot habis – habisan sama dia. Nyebelin banget kan? Sakit hati banget waktu itu.
Saking keselnya, saya yang tidak pernah membalas omongannya lama – lama terpancing juga.
“ Ya udah si Mbak, orang di sini dia nggak ada. Biasanya kan dia di situ. Saya cuma ngasih tahu doang, kalo nggak ada ya udah nggak usah marah – marah gitu!” saya membalas dengan marah dan jengkel yang telah bercampur jadi satu. Bahkan sampai saya nulis ini pun kami belum pernah bertegur sapa.
Itu hanya satu yang saya tuliskan. Masih banyak sesuatu yang membuatku sakit hati sama Mbak Farah ini. Waktu itu saya pernah menangis karena cemoohannya.
Pernah juga saya menangis lagi di PT oleh rekan kerja. Walaupun niatnya cuma bercanda, tapi kan seharusnya dia punya batas yang nggak boleh di lewati.
            Tapi dari semua hal itu saya menerima pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga perasaan.
            Bahwa ketika saya di permalukan, saya tidak mau mempermalukan orang lain karena saya pernah menjadi orang yang di perlakukan seperti itu. Terlebih di depan orang banyak.
            Ketika menangis karena sikap – sikap teman kerja, saya mengambil pelajaran bahwa sebuah perasaan tak seharusnya hancur oleh sikap – sikap nyebelin kita. Bisa saja kita hanya berniat bercandaan, ee tapi karena suasana korban sedang sensitive, maka kita juga harus mengurangi porsi membuli  atau bercanda.
            Dan yang terpenting, kita jangan jadi orang yang nyebelin. Karena kalau kita nyebelin orang di sekitar yang menjadi korban biasanya juga akan melampiaskan kekesalannya kepada orang lain.
            Jadi, sebagai muslimah saya harus sabar menghadapi cobaan. Ini belum seberapa dengan cobaan Allah pada zaman Nabi. Dan nyatalah dengan kesabaran itu berbuah manis. Allah, semoga Engkau mengampuni kami karena belum mampu bersabar. Aamiin

*****

Raudhatul Jannah. Penulis lahir di Kebumen, 03 Oktober 1994. Saat ini penulis bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di daerah Cikarang.
Teman – teman bisa berteman dengan saya di Facebook dengan account name Supinah atau  twitter @supinah94. Atau bisa juga menghubungi supinah94@gmail.com.

            Do’akan ya teman – teman supaya  bisa terus menebar manfaat melalui tulisan, aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...