Tentang rezeki, mungkin sebagian
orang dari kita akan berfikir tentang uang. Tapi tahukah anda, bahwa rezeki
mencakup lebih jauh dari sekedar itu. Dari Rizki kesehatan, waktu, kesempatan,
kecerdasan, istri, anak, orang tua, tetangga, teman, lingkungan, hujan,
tanaman, hewan piaraan, dan lain – lain itu juga merupakan rezeki loh.
Rezeki adalah sesuatu yang di
manfaatkan. Nah, teman – teman pasti tahu apa – apa saja yang dapat di
manfaatkan itulah rezeki. Tapi teman – teman harus ingat ya, kita harus memanfaatkan
rezeki yang di berikan oleh Allah untuk sesuatu yang baik.
Sebahagian ulama’ ada yang mengaitkan sebab rizki tersebut
dengan tawakkal kepada Allah SWT. Ini artinya, bahwa sebab rezeki ini adalah
Allah SWT. Karena itu yang menentukan banyak dan sedikitnya rizki adalah
keyakinan seseorang kepada Allah sebagai ar-Razzâq (Maha Pemberi Rizki),
sebagaimana yang dinyatakan oleh hadits Nabi saw.:
“Jika kalian bertawakkal dengan tawakkal yang sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rizki kepada kalian, sebagaimana Dia telah memberi rizki kepada burung yang berangkat (pagi) dengan perut kosong, dan pulang dengan (perut) kenyang.” (H.r. At-Tirmidzi dan Ahmad).
“Jika kalian bertawakkal dengan tawakkal yang sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rizki kepada kalian, sebagaimana Dia telah memberi rizki kepada burung yang berangkat (pagi) dengan perut kosong, dan pulang dengan (perut) kenyang.” (H.r. At-Tirmidzi dan Ahmad).
Jadi, meskipun rizki tersebut ditentukan oleh Allah, dan
usaha manusia tidak mempengaruhi besar dan kecilnya rizki, tetapi usaha tetap
merupakan faktor yang menentukan halal dan haramnya rizki yang diberikan oleh
Allah SWT. Setiap muslim wajib berusaha mencari rizki dengan usaha yang bisa
mengantarkannya pada hasil yang halal. Meskipun hakikat rizki yang halal dan
haram tersebut sama-sama dari Allah SWT., tetapi status halal dan haram
tersebut adalah manusialah yang menentukan.
Oleh karena itu, pada nantinya manusia akan di mintai
pertanggung jawabannya mengenai rezekinya. Apakah ia gunakan untuk hal yang
baik? Dan Bagaimana memperolehnya?
Sebagian ‘ulama berpendapat bahwa rezeki di bagi menjadi dua
bagian, yaitu:
- Rezeki khusus.
Maksudnya rezeki yang Allah berika khusus untuk orang beriman saja, rezeki
ini bermanfaat yang di gunakan oleh orang – orang yang beriman dalam
melaksanakan perintah Allah SWT.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT.
“Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah
yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang
mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya
itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari
kiamat.”Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang
mengetahui.”(Al-‘Araf: 32)
- Rezeki Umum. Maksudnya
rezeki yang Allah berikan untuk semua makhluk di bumiNya tanpa kecuali
apakah dia muslim atau kafir. Seperti dalam firman Allah SWT
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan
Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu
dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh
mahfuzh).” (QS Hud: 6)
Teman – teman,
usahakan rezeki yang kita peroleh dengan jerih payah berkah ya, jangan sampai
rezeki itu malah mendatangkan mudarat untuk kita. rezeki yang melimpah belum
tentu berkah lo, berikut supaya rezeki yang kita dapatkan menjadi berkah:
- Menjauhi pekerjaan yang
haram dan syubhat.
- Bekerja sungguh – sungguh.
Rasulullah, meskipun beliau
seorang Rasul kekasih Allah namun beliau selalu bekerja keras. Padahal seorang
Rasul sudah di jamin kehidupannya oleh Allah tapi beliau tidak pernah mengeluh
bahkan bermalas – malasan. Itulah salah satu sifat yang harus kita tiru sebagai
pengikutnya.
- Banyak membaca istighfar.
Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka
Allah swt akan menjadikan setiap kesulitan kelapangan, dan setiap kesempitan
jalan keluar, dan Allah akan memberinya rejeki dari jalan yang tidak pernah
disangka-sangkanya. [HR. Imam Ahmad dalam Musnad]”
- Sabar dan banyak membaca la hawla wa la quwwata illa billah
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, bahwasanya anak
laki-laki Auf bin Malik al-Asyjaiy yang bernama Salim, telah ditawan oleh
orang-orang musyrik. Kemudian, ia mendatangi Rasulullah saw dan mengadukan
kesedihannya kepada Rasulullah, sambil berkata, Sesungguhnya, musuh telah
menawan anaknya, dan ibunya menjadi sangat sedih. Lantas, apa yang engkau perintahkan
kepadaku? Rasulullah saw menjawab, Bertaqwalah kepada Allah, bersabarlah, dan
aku anjurkan agar kamu dan isterimu memperbanyak bacaan La Haulah wa Laa
Quwwata Illa bi al-Allah. Lalu, ia kembali ke rumahnya dan berkata kepada
isterinya,Rasulullah saw telah memerintahkan aku dan kamu untuk memperbanyak
bacaan La Haulah wa Laa Quwwata Illa bi al-Allah. Isterinya menjawab, Baiklah.
Keduanya segera melaksanakan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. Akhirnya,
anaknya berhasil meloloskan diri dari musuh, dan menggiring ternak-ternak
mereka. Kemudian, ia membawa ternak-ternak itu di hadapan ayahnya. Jumlah
ternak itu adalah 4000 ekor kambing, dan Rasulullah saw memberikan ternak itu
kepadanya.[Imam Qurthubiy, Tafsir Qurthubiy, surat al-Thalaq:3]
- Tawwakal sepenuhnya kepada Allah SWT
- Bersodaqoh dan menafkankan harta tersebut kepada yang berhak.
Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah Tabaraka wata’ala
berfirman: "Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku
memberikan nafkah kepadamu." (H.R. Muslim)
- Menolong agama Allah dan menegakkan syariat secara kaffah.
Kaffah maksudnya adalah menyeluruh. Seperti dalam firman
Allah SWT berikut ini.
“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kepada Islam
secara kaffah (menyeluruh), dan janganlah kalian mengikuti jejak-jejak syaithan
karena sesungguhnya syaithan adalah musuh besar bagi kalian.” [Al-Baqarah :
208]
Wallahu
a’lam bis shawab.
***
dikutip dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.
www.lovrinz.com

Komentar
Waw, lengkap sekali reerensinya. Terima kasih ya sudah ikut berpartisipasi di GA kali ini :)
Terima kasih sudah ikut berpartisipasi di GA kali ini :)
Nice post