Langsung ke konten utama

Rezeki Itu...

Tentang rezeki, mungkin sebagian orang dari kita akan berfikir tentang uang. Tapi tahukah anda, bahwa rezeki mencakup lebih jauh dari sekedar itu. Dari Rizki kesehatan,  waktu, kesempatan, kecerdasan, istri, anak, orang tua, tetangga, teman, lingkungan, hujan, tanaman, hewan piaraan, dan lain – lain itu juga merupakan rezeki loh.

Rezeki adalah sesuatu yang di manfaatkan. Nah, teman – teman pasti tahu apa – apa saja yang dapat di manfaatkan itulah rezeki. Tapi teman – teman harus ingat ya, kita harus memanfaatkan rezeki yang di berikan oleh Allah untuk sesuatu yang baik.

Sebahagian ulama’ ada yang mengaitkan sebab rizki tersebut dengan tawakkal kepada Allah SWT. Ini artinya, bahwa sebab rezeki ini adalah Allah SWT. Karena itu yang menentukan banyak dan sedikitnya rizki adalah keyakinan seseorang kepada Allah sebagai ar-Razzâq (Maha Pemberi Rizki), sebagaimana yang dinyatakan oleh hadits Nabi saw.:

“Jika kalian bertawakkal dengan tawakkal yang sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rizki kepada kalian, sebagaimana Dia telah memberi rizki kepada burung yang berangkat (pagi) dengan perut kosong, dan pulang dengan (perut) kenyang.” (H.r. At-Tirmidzi dan Ahmad).

Jadi, meskipun rizki tersebut ditentukan oleh Allah, dan usaha manusia tidak mempengaruhi besar dan kecilnya rizki, tetapi usaha tetap merupakan faktor yang menentukan halal dan haramnya rizki yang diberikan oleh Allah SWT. Setiap muslim wajib berusaha mencari rizki dengan usaha yang bisa mengantarkannya pada hasil yang halal. Meskipun hakikat rizki yang halal dan haram tersebut sama-sama dari Allah SWT., tetapi status halal dan haram tersebut adalah manusialah yang menentukan.

Oleh karena itu, pada nantinya manusia akan di mintai pertanggung jawabannya mengenai rezekinya. Apakah ia gunakan untuk hal yang baik? Dan Bagaimana memperolehnya?

Sebagian ‘ulama berpendapat bahwa rezeki di bagi menjadi dua bagian, yaitu:
  1. Rezeki khusus. Maksudnya rezeki yang Allah berika khusus untuk orang beriman saja, rezeki ini bermanfaat yang di gunakan oleh orang – orang yang beriman dalam melaksanakan perintah Allah SWT.  Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT.
“Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat.”Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.”(Al-‘Araf: 32)

  1. Rezeki Umum. Maksudnya rezeki yang Allah berikan untuk semua makhluk di bumiNya tanpa kecuali apakah dia muslim atau kafir. Seperti dalam firman Allah SWT
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” (QS Hud: 6)

Teman – teman, usahakan rezeki yang kita peroleh dengan jerih payah berkah ya, jangan sampai rezeki itu malah mendatangkan mudarat untuk kita. rezeki yang melimpah belum tentu berkah lo, berikut supaya rezeki yang kita dapatkan menjadi berkah:
  • Menjauhi pekerjaan yang haram dan syubhat.
Kan kita mau nyari keridhoan Allah, maka cara yang kita tempuh pun harus jalan yang baik – baik juga ya?
  • Bekerja sungguh – sungguh.
Rasulullah, meskipun beliau seorang Rasul kekasih Allah namun beliau selalu bekerja keras. Padahal seorang Rasul sudah di jamin kehidupannya oleh Allah tapi beliau tidak pernah mengeluh bahkan bermalas – malasan. Itulah salah satu sifat yang harus kita tiru sebagai pengikutnya.
  • Banyak membaca istighfar.
Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka Allah swt akan menjadikan setiap kesulitan kelapangan, dan setiap kesempitan jalan keluar, dan Allah akan memberinya rejeki dari jalan yang tidak pernah disangka-sangkanya. [HR. Imam Ahmad dalam Musnad]”
  • Sabar dan banyak membaca la hawla wa la quwwata illa billah
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, bahwasanya anak laki-laki Auf bin Malik al-Asyjaiy yang bernama Salim, telah ditawan oleh orang-orang musyrik. Kemudian, ia mendatangi Rasulullah saw dan mengadukan kesedihannya kepada Rasulullah, sambil berkata, Sesungguhnya, musuh telah menawan anaknya, dan ibunya menjadi sangat sedih. Lantas, apa yang engkau perintahkan kepadaku? Rasulullah saw menjawab, Bertaqwalah kepada Allah, bersabarlah, dan aku anjurkan agar kamu dan isterimu memperbanyak bacaan La Haulah wa Laa Quwwata Illa bi al-Allah. Lalu, ia kembali ke rumahnya dan berkata kepada isterinya,Rasulullah saw telah memerintahkan aku dan kamu untuk memperbanyak bacaan La Haulah wa Laa Quwwata Illa bi al-Allah. Isterinya menjawab, Baiklah. Keduanya segera melaksanakan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. Akhirnya, anaknya berhasil meloloskan diri dari musuh, dan menggiring ternak-ternak mereka. Kemudian, ia membawa ternak-ternak itu di hadapan ayahnya. Jumlah ternak itu adalah 4000 ekor kambing, dan Rasulullah saw memberikan ternak itu kepadanya.[Imam Qurthubiy, Tafsir Qurthubiy, surat al-Thalaq:3]
  • Tawwakal sepenuhnya kepada Allah SWT
  • Bersodaqoh dan menafkankan harta tersebut kepada yang berhak.
Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah Tabaraka wata’ala berfirman: "Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu." (H.R. Muslim)
  • Menolong agama Allah dan menegakkan syariat secara kaffah.
Kaffah maksudnya adalah menyeluruh. Seperti dalam firman Allah SWT  berikut ini.
“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kepada Islam secara kaffah (menyeluruh), dan janganlah kalian mengikuti jejak-jejak syaithan karena sesungguhnya syaithan adalah musuh besar bagi kalian.” [Al-Baqarah : 208] 

Wallahu a’lam bis shawab.

*** dikutip dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.



www.lovrinz.com

Komentar

Rina Rinz mengatakan…
Hai LovRinz datang :)
Waw, lengkap sekali reerensinya. Terima kasih ya sudah ikut berpartisipasi di GA kali ini :)
Rina mengatakan…
Hai, LovRinz datang.

Terima kasih sudah ikut berpartisipasi di GA kali ini :)

Nice post

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...