Cinta,, mengapa kau begitu spesial di mata semua orang. Ada apa dengamu? Sehingga setiap detik kau menjadi buah bibir bagi anak - anak Adam ini. Cinta,, ku berusaha mencari dalam kegamanganku. Mencarimu. Menginginkan agar engkau dapat singgah di hati kecil ini. Tapi aku tak tahu cinta, aku tak tahu bagaimanakah rupamu, perangaimu, dan semua tentangmu. Haruskah aku melukis tanpa wajah? Lukisan dalam bingkai - bingkai do'aku pun turut menyambangimu. Tapi kau masih bersembunyi, tak sudikah kau menyapaku?
Cinta. Ada apa dengan cinta? Mengapa orang - orang mengelu - elukannya? Ada apa dengan cinta? Sehingga beberapa orang mengumpat, mencaci dan bahkan membenci. Apakah aku ingin jatuh cinta?
Apakah aku ingin memiliki cinta? Lalu dengan siapa aku akan jatuh cinta? Lalu dengan siapa aku menanam benih - benih cintaku?
Allah,, aku yakin hanya Engkau yang patut aku cintai saat ini. Jika ada barang setitik nafsuku, sesungguhnya Engkau adalah pengampun. Aku jatuh cinta denganMu, ya Rabb. Izinkan aku,, hambaMu yang hina ini merengkuh nikmatnya bersanding denganMu. Rengkuh aku dengan kasihMu. Hingga tak ada yang mampu melebihiMu. Rabbi,, bilakah aku bisa kembali mencintaiMu seperti dulu? Kini cintaku telah luntur,, aku rindu. Aku rindu jatuh cinta denganMu. Bila tiba masa aku menjadi tamuMu ya Rabb, berdiri di padang Arafah, bila tiba masanya aku menjadi tamuMu untuk mengunjungi tempat kelahiran kekasihMu. Aku ingin jatuh cinta ya Rabb, aku ingin jatuh cinta denganMu. Mencintaimu, merasakan belaian malaikat - malaikat yang menghapuskan airmataku. Bila kah aku menangis setiap menyebut namaMu? Bila aku menangis ketika terkenang dosa - dosaku?
Ya Rabb,, akankah tiba waktuku nanti melihat cahayaMu di surga yang Engkau janjikan itu? Akankah tiba waktunya nanti ketika aku menjadi tamuMu di baitullah? Aku rindu tempat - tempat itu. Aku rindu.
Bagaimana aku jatuh cinta ya Rabb, bagaimana caraku untuk jatuh cinta? sedangkan mata hati ini seolah tertutup oleh kabut, tertutup oleh bayang - bayang gelap kehidupan. Aku ingin mencintaiMu. Izinkan aku mencintaiMu, merindukanMu, menangis karenaMu.
Ya Muhammad ya Rasulullah,, aku pun ingin mencintai engkau. Merasakan cintamu kepada kami semua. Mencoba merasakan setiap getirnya perjuangan kalian. Apa kami masih bisa berjuang layaknya pada zamanmu? Bila kah ada waktu Allah membuka mata hati kami ini?
Tuntunlah kami ya Rabb, agar selalu mencintaiMu, mencintai Rasulmu, dan menjadi bagian dari hamba - hambaMu yang beruntung, yang mendapat pertolonganMu.
Bantu kami untuk merengkuh kasihMu,, supaya kami dapat melihat kebesaran dan karuniaMu.
Aamiin
Cinta. Ada apa dengan cinta? Mengapa orang - orang mengelu - elukannya? Ada apa dengan cinta? Sehingga beberapa orang mengumpat, mencaci dan bahkan membenci. Apakah aku ingin jatuh cinta?
Apakah aku ingin memiliki cinta? Lalu dengan siapa aku akan jatuh cinta? Lalu dengan siapa aku menanam benih - benih cintaku?
Allah,, aku yakin hanya Engkau yang patut aku cintai saat ini. Jika ada barang setitik nafsuku, sesungguhnya Engkau adalah pengampun. Aku jatuh cinta denganMu, ya Rabb. Izinkan aku,, hambaMu yang hina ini merengkuh nikmatnya bersanding denganMu. Rengkuh aku dengan kasihMu. Hingga tak ada yang mampu melebihiMu. Rabbi,, bilakah aku bisa kembali mencintaiMu seperti dulu? Kini cintaku telah luntur,, aku rindu. Aku rindu jatuh cinta denganMu. Bila tiba masa aku menjadi tamuMu ya Rabb, berdiri di padang Arafah, bila tiba masanya aku menjadi tamuMu untuk mengunjungi tempat kelahiran kekasihMu. Aku ingin jatuh cinta ya Rabb, aku ingin jatuh cinta denganMu. Mencintaimu, merasakan belaian malaikat - malaikat yang menghapuskan airmataku. Bila kah aku menangis setiap menyebut namaMu? Bila aku menangis ketika terkenang dosa - dosaku?
Ya Rabb,, akankah tiba waktuku nanti melihat cahayaMu di surga yang Engkau janjikan itu? Akankah tiba waktunya nanti ketika aku menjadi tamuMu di baitullah? Aku rindu tempat - tempat itu. Aku rindu.
Bagaimana aku jatuh cinta ya Rabb, bagaimana caraku untuk jatuh cinta? sedangkan mata hati ini seolah tertutup oleh kabut, tertutup oleh bayang - bayang gelap kehidupan. Aku ingin mencintaiMu. Izinkan aku mencintaiMu, merindukanMu, menangis karenaMu.
Ya Muhammad ya Rasulullah,, aku pun ingin mencintai engkau. Merasakan cintamu kepada kami semua. Mencoba merasakan setiap getirnya perjuangan kalian. Apa kami masih bisa berjuang layaknya pada zamanmu? Bila kah ada waktu Allah membuka mata hati kami ini?
Tuntunlah kami ya Rabb, agar selalu mencintaiMu, mencintai Rasulmu, dan menjadi bagian dari hamba - hambaMu yang beruntung, yang mendapat pertolonganMu.
Bantu kami untuk merengkuh kasihMu,, supaya kami dapat melihat kebesaran dan karuniaMu.
Aamiin
Komentar