Langsung ke konten utama

Serang dan segala kemungkinan


Satu hari lagi.
Ya, satu hari lagi tempatku di sini. Padahal baru kuingat betul 18 Mei itu baru hari kemarin, tapi sekarang Juli sudah habis, berganti Agustus kemudian memangkas waktuku (lagi).

Fiuh. Apa yang bisa kuperbuat? Mengulur waktu? Mulai menghisapnya, menghabiskannya?

Serang, salah satu kota yang 'rama' di provinsi Banten. Satu dari kota yang menjadi kenangku. Karena banyak lagi orang-orang yang menjadi bagian dari hidupku. Enam orang.

Aku termuda di antara mereka. Pun paling sering tidak paham ketika mereka membahas hal-hal yang rumit. Hei, siapa aku?

Lahir di suasana dusun yang sunyi, bergelut dengan burung yang terbang tinggi.
Aku tak bisa menjadi angin, yang mengerti semua orang. Yang bisa memeluk mereka yang membutuhkan.

Aku hanya batu. Yang hanya diam. Mencuba memahami hidup yang memaksaku dewasa.

Aku tidak ingin menjadi orang dewasa. Itu sesuatu yang sulit. Banyak masalah, banyak yang harus dipikirkan. Dan tentu saja, banyak memiliki perasaan.

Kau tahu, seringkali perasaan itu menipu. Kita sangka suka, ternyata tidak. Kita sangka semua kebaikan dia yang diberika kepada kita itu suatu 'tanda'. Huh. Kasihan sekali hatiku.

Tapi, ketika suatu ketika aku memutuskan untuk percaya, aku tak payah bergalau ria dengan semu


Note: Ini catatan harian yang ditulis tanggal 31 Juli 2015. Hanya berupa draft dan tidak pernah di publikasikan. Ketika saya membuka nya lagi, saya jadi ingin mempublikasikan catatan tentang pikiran saya hari itu dan saya beri nama catatan ini dengan 'Serang dan segala kemungkinan'.

Rupanya, diari itu belum selesai kutulis. Sepertinya saat itu ada sesuatu yang membuat perhatianku tertuju pada yang lain, sehingga ceritanya terpotong. Lucu juga, aku seperti menjelajah pikiranku sendiri, kembali menembus ruang dan waktu yang saat itu hanya aku yang mengerti. 

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...