Kenapa harus Ramadhan?
Akhir-akhir ini kita banyak dikejutkan olehh berita-berita
razia PSK oleh kepolisian. Hal ini bukan kali pertama. Bahkan seolah telah
menjadi tradisi atau kegiatan turun-temurun yang dilaksanakan tiap tahun. Tapi,
pernahkah kita mendengar berita penggrebekan itu ketika bulan-bulan biasa?
Ah, satu pertanyaan mengusik hati saya. Mengapa harus
Ramadhan? Kenapa kegiatan razia itu tidak menjadi rutinitas tiap hari supa bisa
meminimalisir angka zina yang telah meroket?
Suatu perbuatan baik alangkah baiknya jika kita mengupayakan
tiap hari. Bukan sekali setahun hanya menjelang bulan puasa. Masih hangat dalam
ingatan kita tentang penutupan Dolly di Surabaya. Mengapa warga menolak
penutupan itu? sungguh sebuah tradisi yang maaf bejat itu sudah menjadi warisan
yang entah akan berakhir kapan.
Sudah seharusnya kita berusaha menjadi hamba-Nya yang baik.
Apa-apa yang kita lakukan di dunia ini mestilah dengan tujuan mencari
Ridho-Nya. Apalah artinya harta yang bertumpuk-tumpuk jika didapatkan dari
sumber yang haram? Itu sama sekali tidak memberikan manfaat bagi kita, justru
hanya kemudharatanah yang kita dapat.
Dan dengan kehadiran bulan Ramadhan ini, adalah sangat baik
jika kita menjadikannya sebagai ladang amal untuk menebar kebaikan dan meraih
ampunan-Nya. Sesungguhnya hanya Dia tempat mengadu segala resah dan gelisah.
Allah Maha Mendengar walau tanpa kita ucapkan sekalipun.
Tapi bukan berarti setelah Ramadhan berlalu kemudian sikap
dan perilaku kita berubah ke jalan yang berkelok-kelok lagi. Ramadhan adalah
bulan mulia, dakwah Islam berkibar, ummat muslim berpuasa dan Allah
melipatgandakan pahala yang kita dapatkan. “maka nikmat Tuhanmu manakah yang
kamu dustakan?”
Mari sambut bulan suci dengan mulai mendekatkan diri pada
Ilahi. Istiqomahkan amal-amal apa yang kita lakukan di dalamnya. Mudah-mudahan
Allah membersihkan jiwa kita dari dosa-dosa.
Wallahua’lam bis shawab.
Komentar