Sebelum fajar menyingsing
Ku tlah terbangun menyongsong
indahnya sang mentari
Menjemput impian
Yang mungkin terselip di dekap
pekatnya malam
Aku
Hanya seorang anak petani
Bapak dan Ibu ku bukanlah pegawai
negeri
Penghasilan pun hanya cukup untuk
makan sehari
Tapi kami tidak pernah korupsi
Hai, ada apakah denganmu?
Wahai para menteri wakil rakyat
Juga denganmu, para anggota DPR
Kalian lah pemegang hidup dan mati
kami
Mengapa justru kau makan apa yang
menjadi hak kami?
Tiadakah cukup gaji kalian sebulan?
Hai, ada apakah denganmu Bapak
Presiden?
Terlalu sibuk kah urusanmu di luar sana
Hingga derita kami tak nampak
olehmu
Tak tahukah engkau
Jika kami di permainkan oleh orang
kepercayaan kami?
Kurang keraskah kami mengiba
Agar kembali apa yang kami punya
Tanah berlumpur, kerbau pilihan
Amboi, sejatera dan makmurnya hidup
ini
Dari ujung Sabang sampai ujung
Merauke
Bertebaran zamrud khatulistiwa
Indahnya tanah Nusantara kita
Bak surga versi dunia
Namun sungguhkah ada keindahan itu?
Bila yang nyata adalah kekeringan
Kemiskinan
Kejahatan
Kami yang tertindas
Kami tak menuntut balas
Kami hanya ingin keadilan
Duhai, pemimpin kami
Dengarkah engkau berita berita
miris kami
Lihatkah engkau betapa hebatnya
kami bertahan
Ataukah karena tiada pilihan?
Dengarkan apa yang kami pinta
Bukan harta
Bukan permata
Hanya satu
Keadilan
Komentar