Langsung ke konten utama

Ketika Allah Merengkuh Rinduku

Ketika rindu pada seseorang yang telah tiada, kepada siapa kah rindu itu kan ku labuhkan?
Allah, Engkaulah yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana. Engkaulah yang menurunkan kebenaran itu di saat manusia tengah berada dalam kejahilan yang nyata. Karena Engkaulah Islam kini Berjaya, sehingga dakwah-dakwah terus berkibar. Izinkan kami agar tetap bisa mengibarkan pani-panji Islam. Untuk menegakkan kebenaran dan syari’at-Mu.

Seperti Bilal Bin Ribah, salah satu hamba-Mu, mudah-mudahan menjadi hamba terkasih-Mu. Ia yang hitam, seorang budak milik salah satu penguasa Quraysi. Apalah artinya seorang budak, Allah? Namun rupanya keadilan-Mu sungguh nyata. Engkau tak pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Ia sungguh mulia dengan semua pengorbanannya demi agama ini. Agama yang kini menjadi peganganku. Allah, muliakanlah ia di sisi-Mu.

Allah, ketika Engkau mengambil kekasih kami-kekasih-Mu juga. Hati ummat mana yang tak merasa kehilangan? Jika mereka sempat ikut berjuang mendampingi Rasulullah kekasih-Mu,  melindungi dari ancaman orang-orang kafir itu, bisa merasakan sentuhan langsung manusia terhebat sepanjang masa. Pastilah kepergiannya membuat pukulan yang begitu mendalam.

Allah, semua perjuangan Rasulullah telah berbuah. Kami dapat mengecap indahnya nikmat Iman dan Islam anugerah-Mu. Engkau juga tinggalkan mu’jizat erbesar dan terhebat-Mu dari manusia terhebat. Al-Qur’an sebagai obat penawar dan penyembuh segala peyakit. Dan ilmu-ilmu yang mudah-mudahan tidak akan pernah ternoda oleh mereka yang ingin menghancurkan Islam.

Allah, sejarah itu tak kan mudah begitu saja berlalu. Izinkan kami terus mengingatnya sebagai upaya untuk mencintai-Mu. Untuk merindukan-Mu. Allah, jika aku boleh jujur, aku ingin mendengar suara azan Bilal. Bilal, budak hitam yang kemudian Engkau bebaskan lewat perantara Abu Bakar As Sidiq, hamba-Mu yang juga Engkau muliakan di sisi-Nya.

Aku ingin mendengar azan itu. muadzin pertama pilihan Rasululah yang mulia. Ya Allah, mudah-mudahan upaya kami untuk mendekati-Mu tidak sia-sia. Semoga Engkau masih sudi mendengar keluh kesh kami, Rabbi.

Allah, kembali pada kehilangan itu. sungguh kami kehilangan. Rindu. Kami rindu sosok mereka yang kini telah tenang di sisi-Mu. Bisakah kami mengikuti jejaknya untuk menjadi khalifah di bumi-Mu. Aku rindu ya Allah, aku rindu. Tapi kepada siapa rindu ini kan kualamatkan?

Allah, jika seandainya Engkau mengizinkan kami untuk mengunjungi makam Rasulullah untuk mengatakan rindu itu. seperti Bilal ketika menangis Karen rindunya kepada kekasih Allah.
Rabbi, adakah Bilal Bin RibbahMu? Masih adakah hamba-Mu yang sepertinya? Tolong jaga kami, ya Allah. Agar rindu ini benar untuk alamat yang benar. Izinkan kami merindukan-Mu, kekasih-Mu, juga hamba-hamba-Mu yang Engkau muliakan.

Allah, panggillah kami. Peluklah rindu kami. Rindu pada manusia yang benar-benar pantas untuk di rindukan. Jangan Kau butakan rindu ini. Kami rindu Rasulullah, seandainya waktu mengizinkan kami ingin memeluknya, memeluk makamnya.

Y Allah aku  rindu pada kebenaran yang kini telah binasa. Rindu pada mujahid-mujahid pengibar panji-panji Islam. Rindu sejarah itu. yang kini hampir hlang di lupakan oleh manusia.
Berikan kekuatan pada kami untuk berjalan-walau tertatih demi menggapai cinta-Mu. Jaga Iman kami Rabbi. Jadikan muadzin kami seperti Bilal, meskipun sampai selamanya tak kan pernah terganti menjadi yang terbaik.

Allah, jangan Engkau lemahkan kami seiring para ulama’ yang terlebih dulu kembali pada-Mu. Sepotong demi sepotong ilmu pun hilang terbawa oleh kepergiannya. Allah, izinkan kami bertahan.
Izinkan kami merindukan-Mu dan kekasih-Mu Allah.


Aamiin. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...