Langsung ke konten utama

"Keping Hati"

Resensi novel “Keping Hati”

Judul Buku       : Keping Hati
Penulis              : Rina Rinz, dkk.
Penerbit            : Indie Book Corner
Kota Terbit      : Yogyakarta
Tahun Terbit     : Maret 2014
Jumlah Hlm       : 291 Hlm.
Harga               : IDR 69.000


Ketika cinta dan persahabatan dihadapkan pada satu masalah, mana kah yang harus di pilih? Haruskah cinta mengalah demi persahabatan yang telah dibina bertahun-tahun? Ataukah persahabatan itu justru akan hancur seiring kedatangan cinta yang menyelinap ke dalam hati seseorang?

Begitu susah cinta di terka. Seperti kepingan-kepingan puzzle yang susah untuk menyatukan gambarnya. Kadang gambar itu tidak selalu sesuai dengan harapan kita.

Seperti itu lah perasaan yang mendera Rheina, Ruly, dan Ilma. Rheina dan Ilma, sahabat yang memilih untuk jatuh cinta pada orang yang sama.
Ia tak selalu berjalan mulus. Cobaan demi cobaan yang mendera adalah cara-Nya untuk menguji seberapa gigihkah  kita memperjuangkannya.

Itu lah cinta. Ia selalu meminta korban, dan bagaimanapun itu adalah pilihan. Dan dalam pilihan itu pasti ada salah satu hati yang tersakiti. Bahkan dari masa lalu yang seharusnya tak menjadi perhitungan sekalipun. Seberapa penting kah masa lalu hingga ia mampu merubah sebuah cinta menjadi benci?


Ini semua tentang cinta dan semua di kemas rapi dalam novel “Keping Hati” ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Numpang Nama

One thing I don't like about my work culture is 'numpang nama'. This word is used for somebody whose name is in the decision letter for implementing activities, but they didn't do their job. And this is what I am experiencing now.  Terus terang aja, aku bukan tipical orang yang pinter juga, bukan juga orang yang sosialis juga. Tapi untuk pekerjaan aku prefer aku yang kerja jika emang ada namaku di sana. Kenapa sih tiap aku nanya tuh ga pernah dapat jawaban yg puas. Giliran ada masyarakat nanya2 informasi ke aku, kan aku jadi gapunya jawabannya.  Masa ada orang jauh-jauh datang ke kantor, aku cuma jawab 'Maaf pak saya gatau' kan lucu. Bayangin kalo orang itu adalah kamu atau orang terdekatmu. Kan Bangke! Herannya tiap aku bahas tentang hal ini ga ada yang kasih pendapat positif. Seakan aku tuh cuma outsider yang ga berhak apa2.  Kalo tau kaya gini aku gausah ada namaku di sana. Dapat ilmu dan pengalamannya minim tapi giliran ada apa-apa pasti keseret namanya.  Go...

Galau 2025

 Dear Aku,  udah lama nih aku ga curhat di sini. Entahlah. Makin ke sini makin jarang banget kita ngobrol ya.. padahal kalo mau, banyak banget loh yang bisa kita diskusiin, atau sekedar ngegabut ajaa..  And yes, as you know, AMU program has been finished since July last year. Even though I didn't get a good score, I tried my best. And then I took IELTS course at UI my score remain still. 5,5 for general.  This is our first time in 2025, yeah. It's been a while. I can tell I changed a lot. I'm not a person who loves read a book, I'm not a person who likes writing a diary as well as story as I used to be. Here I am, just an average girl with tons of laziness and excuses.  Dear Love,  I just don't understand myself anymore. I don't know how to tell you. I want to be back to myself as I was a decade ago. The day that I can write anything, even just nonsensical things, imagination, or even my odd poem. I was quite ambitious back then. I had a big dream. I u...

How is class in EF

 It's been a week i took an english class in EF.  It so funny that study english with native teacher and friends all around the world. Each class consist of maximal 9 student. Because we all in the same grade (intermediate) and mostly we have not fluent speak in english, so that sometimes we need take times to thinking what is that word in english.  In the class, teacher will ask us to speak and talking with other student for some issue, and then she will correct it. It is often happen, when i talk and suddenly got stuck because i don't know how to say in eglish, and i took time for searching on google translate.  We demanded to speak constantly, so that many of us still used 'a..a..aa' and so. In the end we laugh each other. Not underestimate..   Thankfully the teacher and all of student is understand that is an issue for us. And teacher giving support and cheer we up! That is going to be really funny moment. We had a flexible class along day. Each session...